Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru Terima Sertifikat Partisipasi Gerakan Nasional Indonesia Berkiblat

Alhamdulillah, Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru kembali menorehkan langkah positif dalam upaya meningkatkan kualitas pelayanan ibadah untuk masyarakat. Setelah mengikuti kegiatan Rashdul Qiblat Istiwa’ A’zam pada 15–16 Juli 2026, Masjid Pesantren Al Hilal resmi menerima Sertifikat Partisipasi sebagai peserta dalam kegiatan Indonesia Berkiblat: Gerakan Nasional 1.448K Rashdul Qiblat yang diselenggarakan oleh Direktorat Urusan Agama Islam dan Bina Syariah, Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam, Kementerian Agama Republik Indonesia.

Pelaksanaan pengukuran dan kalibrasi arah kiblat ini merupakan bagian dari ikhtiar untuk memastikan arah kiblat masjid telah sesuai dengan hasil pengukuran yang akurat. Dengan demikian, jamaah dan masyarakat dapat melaksanakan ibadah dengan lebih tenang.

Kegiatan tersebut turut mendapat dukungan serta disaksikan oleh Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Cibiru, Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kecamatan Cibiru, serta Direktorat Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kota Bandung. Kehadiran berbagai unsur tersebut menjadi wujud sinergi dalam menjaga kualitas dan fungsi masjid sebagai pusat ibadah umat.

Sertifikat ini menjadi salah satu bentuk komitmen Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru untuk terus memberikan pelayanan terbaik bagi jamaah sekaligus menjaga fungsi masjid sebagai pusat syiar Islam yang membawa manfaat bagi lingkungan sekitar.

Kami mohon doa dan dukungan dari seluruh #OrangBaik dan Sahabat Al Hilal agar Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru senantiasa tumbuh dan berkembang, semakin makmur dengan berbagai aktivitas ibadah dan pendidikan, serta terus menjadi masjid yang menghadirkan kemaslahatan bagi umat.

Semoga Allah SWT senantiasa menjaga Masjid Pesantren Al Hilal Cibiru sebagai masjid yang penuh berkah, menjadi pusat lahirnya generasi Qurani, serta memberikan manfaat yang luas bagi umat, kini dan di masa yang akan datang.

Aamiin ya Rabbal ‘alamin.

 

Tinggalkan komentar